Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
Lapak 'Sharing' Sorang Santri Indonesia di Maroko
in feeds

Tanah Surga, Katanya (Ulasan Film)


Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupimu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman

Hidup di pedalaman hutan yang jauh dari kota memang amat menyedihkan. Hidup diselimuti keterbelakangan dan keterbatasan dalam beberapa hal, pendidikan, ekonomi, kesehatan, sarana prasarana, dan sebagainya. Kenyataan akan terasa lebih pahit jika
suatu desa terletak di perbatasan negara lain yang tingkat kemakmurannya lebih tinggi




Di sinilah nasionalisme seorang warga negara dipertaruhkan. Hidup di tengah keterbatasan di tanah sendiri yang katanya tanah surga atau hijrah di negeri makmur yang dahulu punya sejarah penghianatan terhadap negeri sendiri?



Akhirnya banyak warga yang pindah kewarganegaraan menjadi Malaysia, seperti ayahnya Salman. Ada juga di antara mereka yang memilih untuk tetap tinggal karena percaya suatu saat yang katanya ‘tanah surga’ itu akan terbukti, tanpa menggantungkan diri pada negara lain, seperti kakeknya Salman.

Kisah menyedihkan dalam film ini lebih menyorot tentang kehidupan mereka yang serba kesulitan. Gedung sekolah yang reot, minimnya tenaga pengajar, layanan kesehatan yang hanya mengandalkan satu dokter abdi dengan peralatan dan obat yang jauh dari kata lengkap. Harus menempuh perjalanan panjang dengan perahu diesel untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak.


Gambar: mediapijar.com

Hal yang lebih ironi, masyarakat lebih mengenal ringgit daripada mata uang negaranya sendiri. Anak sekolah lebih hafal lagu kolam susu daripada lagu Indonesia Raya dan anak-anak sama sekali tidak tahu bendera merah putih.




Melaui adegan acara kedatangan pejabat dinas pendidikan, film ini menggambarkan kondisi para pejabat Indonesia yang sangat jarang yang benar-benar berkhidmat untuk rakyat. Mereka seolah tutup mata dan telinga, acuh dengan keluh kesah masyarakat di sekitar mereka. Bagaimana kalau menurutmu?

Berikut keterangan film;
Judul           : Tanah Surga, Katanya
Jenre           : Drama Indonesia
Sutradara   : Herwin Novianto
Pemain        : Aji Santoso, Fuad Idris, Ringgo Agus Rahman
Rilis             : 15 Agustus 2012


Post a Comment for "Tanah Surga, Katanya (Ulasan Film)"

[ klik disini 1X ] [ close ]